Rabu, 31 Mac 2010

Mengapa Aku Dihidupkan Di Dunia Ini?



Mengapa Aku Dihidupkan Di Dunia Ini?

Untuk Sujud Kepada Allah swt.
-Firman Allah, maksudnya:"Padahal mereka tidak diperintahkan melainkan supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ibadat kepadaNya, lagi tetap teguh di atas tauhid dan supaya mereka mendirikan sembahyang serta memberi zakat dan yang demikian itulah agama yang benar." (Surah al-Bayyinah 5:98)

Alhamdulillah atas segala nikmat-Nya..

Untuk Aku Sebagai Khalifah Di Muka Bumi Ini.
-Firman Allah, maksudnya: "Dan Dialah yang menjadikan kamu khalifah di muka bumi dan meninggikan setengah kamu atas sesetengahnya yang lain beberapa darjat, kerana Dia hendak menguji kamu pada apa yang telah dikurniakanNya kepada kamu. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.' (Surah al-An'am 6:165)

Untuk Aku Menyeru Kebaikan, Membanteras Kejahatan.
- Firman Allah, maksudnya: "Dan hendaklah ada diantara kamu satu puak yang menyeru (berdakwah) kepada kebajikan (mengembangkan Islam) dan menyuruh bebrbuat segala perkara yang baik, serta melarang dari segala yang salah (buruk dan keji) dan mereka yang bersifat demikian ialah orang-orang yang berjaya." (Surah Ali Imran 3:104)

Allah Tidak Jadikan Aku Sia-Sia
-Firman Allah, maksudnya: "Maka adakah patut kamu menyangka bahawa Kami hanya menciptakan kamu (dari tiada kepada ada) sahaja dengan tiada sebarang hikmat pada ciptaan itu? Dan kamu )menyangka pula) tidak akan dikembalikan kepada Kami?" (Surah al-Mu'minun:115)

how to bring happines



1) Look forward hopefully.
2) Try to like people. We can easily slide into a habit of liking or disliking people on impulse, or for some superficial reason. ?Something? offends us, or, as we say, we ?don?t take? to them. It is human not to like everybody and there are individuals it is hard to like. Nevertheless. If you want to be happy with people, you have to try see something you can like in those you meet, or at least something to respect and admire.
If they really seem unlikeable, it is helpful to make allowances even if the allowances you make are imaginary. For example, if someone is unfriendly you might think to yourself, well, perhaps his home life is unhappy and he has lost confidence in people. Your ideas about people may be wide off the target but you are encouraging the practice of trying to put yourself in the other fellow?s place, thus you are also encouraging in yourself tolerance and patience. When we like people we project our liking towards them. They sense it and generally respond. Conversely, if you dislike people they sense that too and it builds a barrier between you.


3) Watch these moods. Try to be the same, no matter how you feel inside. Don?t let yourself be on top of the world and hail-fellow-well-met one day, and so grumpy the next that it is too much effort to raise a smile. Recognize when moodiness is affecting you, and if necessary own up to it. Say you have the ?blues?, or feel bad tempered and fed-up and wish you could go off by yourself. Most people will understand. They get the same feelings, and it is better to be honest than hurt people, or make them wonder what they have done to offend you.

4) Give other people a chance. All of us are afflicted with an urge to power which makes us want to be ?superior? to those around us and become the centre of interest. Keep it under control. For example, recognize when you are talking too much, too loudly and too long. Don?t keep trying to hog the centre of the stage, like interrupting a quieter person to divert people?s attention off him to yourself. Show that you are interested in others, not just interested in yourself. Encourage people to think that they matter by listening to what they have to say.

5) Be considerate and thoughtful. It is fatally easy to take people for granted. This applies specially to those close to us. For example, we can forget to notice what they do for us, or not bother to be courteous by saying and doing things we would not dream of saying and doing to outsiders. Lack of appreciation is very hurtful. It is also something we can regret in later years.
Show people, inside and outside your home, that you notice what they do and appreciate it. Be courteous, like not forgetting to say ?please? and ?thank you?. Show your affection. Don?t hide it as though you are ashamed of it or think it should be rationed. Remember birthdays, anniversaries, and special occasions, and be as generous as you can afford to be. Like our flowers, love, affection, and friendship have to be nourished by giving as well as taking. Otherwise they wither away. One sure way to be unhappy is to dwell on all the misfortunes and bad things that may possibly happen in the future. Actually, assuming that these will happen can help bring them about. For example, if a person tends to be difficult and we assume that this will always happen, our attitude towards that person can become wary and even hostile. This can generate opposition and help too bring about what we fear. It is better to look forward hopefully than expect the worst.

siapa kita sebenarnya!!




Kita sebenarnya... lebih gembira menyambut 1 Januari daripada 1 Muharram

kita sebenarnya... .lebih tahu apa itu 14 Februari daripada 12 Rabulawal
Kita sebenarnya... lebihmembesarkan hari Sabtu dan Ahad dari hari Jumaat
Kita sebenarnya... lebih khusyuk mendengar lagu daripada mendengar azan
Kita sebenarnya... lebihsuka lepak, tidur, tengok tv daripada sembahyang dan mengaji
Kita sebenarnya... lebihtahu tentang artis pujaan kita daripada nama-nama nabi Allah
Kita sebenarnya... lebihsuka menyebut hello! daripada assalamualaikum..
Kita sebenarnya... lebihlebih suka dangdut, rap, hip-hop dlln daripada berwirid atau bertahmid
Kita sebenarnya... lebihsuka memuji manusia daripada tuhan kita sendiri
Kita sebenarnya... lebih suka membaca majalah hiburan daripada buku-buku agama
Kita sebenarnya... lebih suka ke konsert, karaoke daripada ke ceramah agama
Kita sebenarnya... lebihsuka memaki, mengumpat orang daripada memuji mereka
Kita sebenarnya... lebihsuka mencarut, @#!*@!! daripada menyebut MasyaAllah
Kita sebenarnya... lebihsuka kemungkaran daripada membuat kebaikan
Kita sebenarnya... lebihlebih bangga dengan kejahilan kita daripada bersyukur dengan keimanan kita
Kita sebenarnya... lebih cintakan dunia daripada urusan akhirat

TETAPI bila orang tanya arah tujuan kita, kita pasti akan jawab bahawa... KITA SEBENARNYA... .lebih suka menuju ke SYURGA daripada NERAKA..Layakkah kita dengan Syurga milik Allah

Subhanallah, Agungnya Ciptaan-Mu!



Ketika Allah menciptakan insan bergelar Wanita, Dia mengambil masa yang agak lama untuk menyiapkannya.

Pada hari ke-enam, datang seorang Malaikat bertanya, " Ya Allah, kenapakah engkau mengambil masa yang terlalu lama untuk menyiapkan ciptaan-Mu kali ini? "

Allah menjawab, " Sudahkah engkau melihat betapa cantik dan mulianya ciptaanku ini ? Lihat... ... .Dua tangan yang ada ini mestilah boleh dibersihkan, tetapi bahannya bukanlah daripada plastik.

Setidaknya terdiri daripada 200 bahagian yang boleh digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan.

Mampu menjaga banyak anak bersamanya.

Mempunyai pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keburukan. Dan semua yang kuterangkan tadi cukup dengan hanya menggunakan dua tangan ini. "

Malaikatberkata," Ya Tuhanku, cukuplah setakat hari ni. Engkau boleh menyambungkannya keesokan hari"

" Oh, tidak. Aku mahu menyiapkannya. Ini adalah ciptaan kegemaran-Ku", balas Allah kepada malaikat-Nya.

Malaikat ituterpanggil untuk mendekati dan melihat dengan jelas ciptaan Tuhan-Nya, iaitu Wanita.

Disentuhnya ciptaan tersebut. " Ya Tuhanku, kenapakah engkau membuatnya begitu lembut? "

Allah menjawab, " Ya. Aku membuatnya lembut. Tapi... . pastinya engkau tak terfikir apatah lagi sanggup membayangkan kekuatan yang Aku berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa " .

" Adakah ciptaan-Mu ini mampu berfikir, Ya Tuhanku ? " tanya Malaikat itu penuh kehairanan.

Allah menjawab, " Dia bukan sahaja mampu berfikir, malah Aku berikan kepadanya kekuatan untuk bertolak ansur dan bertoleransi yang luar biasa"

Malaikat menyentuh ciptaan itu di bahagian dagunya... .

" Ya Tuhanku, kelihatan seperti ciptaan-Mu ini kelihatan seperti lelah dan rapuh. Seolah terlalu banyak beban yang perlu ditanggungnya. "

Sambil tersenyum, Allah menjawab " Itu bukan bererti lelah atau rapuh. Itu adalah air matanya. "

Malaikat kehairanan lalu bertanya " Air mata ? Untuk apa, Ya Tuhanku ? "

" Air mata adalah satu cara untuk diamenyuarakan perasaanya. Segala kegembiraan, keresahan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaannya ", sambung Allah.

Dengan perasaan takjub, Malaikat berkata, " Ya Allah, Subhanallah ! Begitu agungnya ciptaan-Mu bergelar Wanita ini, Ya Allah. Sesungguhnya engkaulah Yang Maha Mencipta sesuatu yang menakjubkan yang tak mampu dijawab dek akal".

Allah menjawab, " Ya mesti...

Aku ciptakan Wanita ini supaya dia mempunyai kekuatan mempersona lelaki. Dia kuat mengatasi beban malah mampu melebihi laki-laki.

Dia mampu menyimpan kebahagiaan apatah lagi kesedihannya sendiri.

Dia mampu tersenyum dikala hatinya dihimpit dan diguris kesedihan, menyanyi di saat menangis, menitiskan air matadi saat terharu, bahkan tertawa di saat ketakutan.

Dia mampu bekorban untuk orang-orang yang dicintainya.

Mampu berdiri teguh di kala melawan ketidak adilan apatah lagi makin teguh di kala melihat kebaikan.

Mampu juga menerjunkan dirinya tanpa menghiraukan bahaya untuk keluarganya.

Dia menolong temannya yang kesakitan untuk mendapatkan ubat.

Cintanya tanpa bersyarat !

Dia menangis saat dikurniakan suami disampingnya.

Dia menangis saat melihat anaknya menjadi pemenang.

Dia girang dan bersorak saat melihat temannya tertawa.

Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.

Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.

Dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.

Dia tahu bahawa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka biar sedalam mana peritnya.

Cuma... .ciptaanku ini punya satu kelemahan... ", terang Allah pada Malaikat-Nya.

Malaikat itu kehairanan. " Ciptaan Allah Yang Maha Agung ini punya kelemahan ? Nyatakan padaku kerana aku tidak memahaminya, Ya Allah".

Allah menjawab, " Ya, wahai Malaikat. Ciptaanku ini punya satu kelemahan ".

Malaikat terus bertanya, " Apa dia, Ya Tuhanku ? "

" Kelemahan ciptaan-Ku ini adalah kerana... . Dia lupa betapa berhargadan istimewahakikat kejadiannya." , jawab Allah.

Malaikat tunduk tanpa mampu bertanya lagi...

p/s : Wahai sahabatku, khabarkan cerita ini pada rakan-rakanmu supaya mereka tahu betapa indahnya ciptaanYang Maha Esa bernama Wanita.

tips menjaga laptop anda!!



1. Bateri
* Elakkan daripada penggunaan bateri.
* Komputer lebih sejuk tanpa haba dari bateri.
* Jika bateri sudah habis dicas, digalakkan menggunakan kuasa dari adapter.
* Pastikan bateri berada di bawah 10 peratus sebelum dicas semula.
* Jika terlalu kerap dicas, bateri akan kehilangan keupayaan menyimpan tenaga di bawah 50 peratus.

2. Papan Kekunci.
* Letakkan sekeping kertas A4 untuk papan kekunci setiap kali tidak menggunakannya untuk menghindarkan papan kekunci dimasuki habuk.
* Sesekali lapkan papan kekunci dengan perlahan-lahan. Jangan terlalu kasar untuk mengelakkan butang kekunci rosak.
* Kalau boleh gunakan papan kekunci dan tetikus berasingan supaya kita tidak terlalu kerap menggunakan papan kekunci di komputer riba.

3. Skrin LCD
* Lapkan ia selalu kerana mudah dimasuki habuk.
* Gunakan screen saver.
* Power management setkan pada ‘Turn Off monitor in … minutes’.
* Elakkan menyentuh skrin dengan jari kerana kesan jari yang berminyak menyukarkan untuk pembersihan.
* Jangan letakkan jari di skrin kerana boleh menyebabkan ‘Dead pixel’.

4. Haba Panas
* Pasikan komputer riba anda ada ruang untuk mengeluarkan haba panas.
* Perlu diingat komputer riba mempunyai ruang simpanan yang kecil.

5. Surge Protector
* Fungsinya sebagai menjaga perisian dan perkakasan daripada rosak.
* Disyorkan jenama APC, BELKIN atau TARGUS.
* Kelebihan APC - mempunyai bateri simpanan, line protection (tiada elektrik tapi masih boleh dihidupkan lagi) dan mempunyai amaran kehabisan bateri.
* Kelebihan lain Surge Protector ialah menjaga HDD dan Power Supply.

6. Port
* Sentiasa dibersihkan kerana mudah dimasuki habuk.
* Gunakan berus atau berus gigi lama.
* Pastikan suis dimatikan ketika membuat pembersihan.

Selasa, 23 Mac 2010

haikal






>

rama-rama




Seumpama rama-rama
terbang bebas di udara
tanpa ada halangan
aman damai
suka-suka
riang ria tanpa ada rasa duka sengketa
rama-rama


Ekspresi dirimu
menawan hatiku
ingin aku terbang bersamamu
melihat kerenah melihat telatah
manusia yang sering telagah




Ekspedisi ini bagai tiada henti
kan mencari antologi diri
berhentilah mimpi
terhapuslah sepi
sanubari yang lebih berani




Terminal yang pasti
saju pitrahati
kerna yang sejati
tiada gentar lagi
terbanglah ke sini
mencari abadi
terbanglah ke mari
mencari hakiki



Seumpama rama-rama
Melewati panorama yang penuh
Warna warni
Taman bunga taman damai
Dengan aksi lincah berputik
Hidup yang harmoni

Sabtu, 20 Mac 2010

love


MySpace Comments


1.To My Friends Who Are - SINGLE
Love is like a butterfly. The more you chase it, the more it eludes
you. But if you just let it fly, it will come to you when you least expect
it. Love can make you happy but often it hurts, but love's only special
when you give it to someone who is really worth it. So take your time and choose the best.


2.To My Friends Who Are - NOT SO SINGLE
Love isn't about becoming somebody else's "perfect person." It's about finding someone who helps you become the best person you can be.


3.To My Friends Who Are - PLAYBOY/GIRL TYPE
Never say "I love you" if you don't care. Never talk about feelings if
they aren't there. Never touch a life if you mean to break a heart.
Never look in the eye when all you do is nothing!


4.To My Friends Who Are - MARRIED
Love is not about "it's your fault", but "I'm sorry." Not "where are
you", but "I'm right here." Not "how could you", but "I understand." Not "I wish you were", but "I'm thankful you are."


5.To My Friends Who Are - ENGAGED
The true measure of compatibility is not the years spent together but
how good you are for each other.


6.To My Friends Who Are - HEARTBROKEN
Heartbreaks last as long as you want and cut as deep as you allow them to go. The challenge is not how to survive heartbreaks but to learn from them .


7.To My Friends Who Are - NAIVE
How to be in love: Fall but don't stumble, be consistent but not too
persistent, share and never be unfair, understand and try not to demand, and get hurt but never keep the pain.

8.To My Friends Who Are - POSSESSIVE
It breaks your heart to see the one you love happy with someone else
but it's more painful to know that the one you love is unhappy with you.


9.To My Friends Who Are - AFRAID TO CONFESS
Love hurts when you break up with someone. It hurts even more when someone breaks up with you. But love hurts the most when the person you Love has no idea how you feel. . .


10.To My Friends Who Are - STILL HOLDING ON
A sad thing about life is when you meet someone and fall in love, only
to find out in the end that it was never meant to be and that you have
wasted years on someone who wasn't worth it. If he/she isn't worth it now he's/She's not going to be worth it a year or 10 years from now. Let go . . .


11.TO ALL MY FRIENDS . . .
My wish for you is a man/women whose love is honest, strong
,mature ,never-changing, uplifting, protective, encouraging,
rewarding and unselfish.

Khamis, 11 Mac 2010

derita merindu




L
Kau katakan cinta gunakan akal
Bila aku gunakan, kau yang menyangkal
Bagaimana nak kekal
Kau katakan cinta gunakan minda
Bila aku gunakan
Kau yang tak percaya… bagaimana nak bahagia

P
Maafmu tak bererti, kau mudah sesali
Berulang kali telah kau mungkiri
Manis mulut berjanji terpedaya lagi
Menanti biar terus didustai
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa

L
Dan aku cuba sedaya upaya
Telah ku usaha dengan sepenuh jiwa
Bagaimana hendak ku lupa
bayangan wajahmu selalu di depan mata
harum baumu masih dapat ku hidu
Bagaimana ingin aku membencimu
Jikalau setiap hari merindu
Sekiranya derita merinduimu itu sebenarnya bahagia..
Aku pilih derita..

P
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa
Mungkinkah esok atau lusa walau biarpun lama
Akan ku biar tiada, ku tetap kan setia
Entah bila akan tiba sampai jua harimu yang sama
Esok seperti semalaman yang tak berubah
Kaulah tanda tanya… kau tiada titik noktah
Ku dibuai mimpi lena dikejut igau semula
Kaulah tanda tanya… kau tiada titik noktah
Ku dibuai mimpi lena dikejut igau semula

L
Seandainya kau berada di depan mata
Mudah untuk aku berkata-kata
Supaya dapatku melihat seraut wajahmu
Walaupun belum tentu kau mahu bertemu
Apalagi memandangku
Setelah ku turutkan segala kemahuan kau mainkan perasaan
Begitu mudah kau ucapkan terimalah saja kenyataan…
Aku masih terkilan

P
Maafmu tak bererti, kau mudah sesali
Berulang kali telah kau mungkiri
Manis mulut berjanji terpedaya lagi
Menanti biar terus didustai
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa

L
Jika kau dapat memahami hati seorang perindu
Baru kau tahu derita hatiku
Jika suatu hari nanti giliran kau merindu
Baru kau ingat derita diriku
Segala yang berlaku bukan kemahuanku
Apa gunanya bahgia
Jikalau bahagia bersamamu hanyalah untuk sementara waktu
Aku pilih derita merinduimu

P
Maafmu tak bererti, kau mudah sesali
Berulang kali telah kau mungkiri
Manis mulut berjanji terpedaya lagi
Menanti biar terus didustai
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa
Kaulah bahagia (bagiku)
Kaulah derita (bagimu)
Esok lusamu, tak ku kenal lagi engkau siapa